Tuesday, 29 May 2018

Wisata di Pontianak Terkeren Wajib Dikunjungi

Baca Juga


Wisata di Pontianak Terkeren Wajib Dikunjungi

Wisata di Pontianak Terkeren Wajib DikunjungiKota Pontianak adalah salah satu kota terbesar di Kalimantan. Ibukota provinsi Kalimantan Barat ini terkenal dengan garis khatulistiwanya. Pontianak juga terkenal dengan wisata kulinernya yang sangat beragam dan sedap di lidah. Wisata kotanya juga tak kalah menarik, ada banyak destinasi yang bisa kamu singgahi jika sedang berwisata ke Pontianak. Ini dia delapan di antanranya!

1.      Taman Alun-alun Kapuas
Seperti kota lainnya, Pontianak juga memiliki taman kota. Namun yang unik, taman kota Pontianak yang diberi nama Taman Alun-alun Kapuas ini berada tepat di tepi Sungai Kapuas. Sungai terpanjang di Indonesia ini memang merupakan denyut nadi masyarakat Pontianak, sehingga tidak bisa terpisahkan dari aktivitas mereka sehari-hari. Sungai Kapuas merupakan jalur transportasi utama penduduk di sekitarnya. Sehingga keberadaan taman ini di tepi sungai dapat menjadi tempat peristirahatan yang nyaman di tengah lalu lalang kegiatan para penduduk.



Taman ini juga berada di dekat kantor walikota, tepat di pusat pemerintahan Pontianak. Selain merupakan tempat bersantai dengan tempat duduk yang banyak, taman seluas 3 hektar ini juga memiliki replika Tugu Khatulistiwa di salah satu sudutnya. Taman ini tidak pernah sepi pengunjung, terutama pada waktu sore hingga malam hari. Ada banyak penduduk lokal dan wisatawan yang menjadikan taman ini sebagai tempat rekreasi dan menikmati suasana di tepi Sungai Kapuas.

2.      Tugu Khatulistiwa
Tugu Khatulistiwa adalah tugu kebanggaan masyarakat Pontianak karena tugu ini hanya terdapat di Pontianak. Terletak 3 km dari pusat kota, tugu ini terletak persis di titik 0 derajat garis lintang bumi. Di dekat tugu khatulistiwa ini terdapat sebuah museum yang berisi informasi mengenai garis khatulistiwa. Selain itu di sekitar tugu ada banyak toko yang menjual miniatur tugu khatulistiwa. Jika ingin menyaksikan langsung fenomena matahari tepat berada di atas garis khatulistiwa, maka kamu harus datang pada tanggal 21-23 Maret atau 21-23 September setiap tahunnya. Pada momen langka ini, sebutir telur berdiri di titik 0 derajat bumi. Pengalaman unik seperti ini tentu tak boleh dilewatkan.



3.      Aloe Vera Center
Aloe Vera Center adalah sebuah pusat budidaya tanaman lidah buaya. Berlokasi di Jalan Budi Utomo, Siantan Hulu, Pontianak Utara, tempat wisata unik ini sangat direkomendasikan untuk dikunjungi keluarga. Beragam aktivitas dan pengetahuan bisa didapatkan di sini. Ukuran lidah buaya yang dibudidayakan di sini lebih besar daripada ukuran lidah buaya biasanya. Satu pelepahnya dapat mencapai berat 1,2 kilogram. Tak hanya dibudidayakan, di Aloe Vera Center ini lidah buaya juga diolah menjadi berbagai produk. Contohnya dodol, tepung, permen, serta menjadi bahan pembuatan kosmetik. Sebagai oleh-oleh, pengunjung dapat membeli berbagai olahan lidah buaya tersebut.



4.      Rumah Betang Radakng
Rumah Betang Radakng adalah replika rumah adat yang berlokasi di Jalan Sultan Syahrir, Kota Baru, Pontianak. Rumah adat suku Dayak Kalimantan Barat ini memiliki panjang 138 meter, lebar 5 meter, dan tinggi 7 meter. Dengan ukurannya tersebut, Rumah Betang Radakng dinobatkan sebagai rumah adat terpanjang di Indonesia. Tak heran banyak wisatawan yang berdatangan ke sini untuk menyaksikan langsung warisan budaya suku Dayak ini.


Bentuk rumah adat ini adalah rumah panggung panjang. Hal ini disesuaikan dengan jumlah anggota keluarga yang tinggal di dalam rumah tersebut. Pada zaman dahulu, keluarga suku Dayak terbiasa hidup bersama semua anggota keluarga besar dalam satu rumah. Rumah Betang Radakng buatan pemerintah ini dibangun dari kayu ulin dan berhias lukisan serta ukiran khas Dayak. Pada waktu-waktu tertentu, rumah adat ini digunakan sebagai tempat pertunjukan seni budaya di Kota Pontianak.

5.      Keraton Kadriah
Keraton Kadriah adalah bangunan peninggalan Kesultanan Pontianak, yang dibangun pada masa pemerintahan Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie tahun 1771. Keraton Kadriah berada di Jalan Tritura, Pontianak, terbuat dari kayu belian, kayu khas Kalimantan yang sangat kuat sehingga sering disebut sebagai kayu besi. Para pengunjung diperbolehkan untuk melihat singgasana sultan dan permaisuri, pakaian sultan, benda-benda koleksi sultan, dan foto peninggalan sang sultan di bagian dalam keraton ini. Koleksi barang sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie yang paling unik adalah sebuah Al-Quran yang ditulis tangan oleh beliau sendiri. Bangunan keraton yang berwarna kuning terang sangat indah memukau mata, sehingga cocok dijadikan latar untuk berfoto. Di halaman keraton terdapat meriam kuno peninggalan Jepang dan Portugis.

6.      Makam Kesultanan Batulayang
Kompleks pemakaman ini dijadikan tempat wisata karena merupakan tempat tujuh sultan Pontianak dan keluarganya dimakamkan. Lokasinya sekitar 2 km dari Tugu Khatulistiwa. Di bagian luar kompleks pemakaman terdapat sebuah gundukan batu berwarna hijau yang disebut Batulayang. Titik sentral pada kompleks pemakaman ini tentu saja adalah makam sultan Pontianak pertama, Sultan Syarif Abdurrahman Alqadrie. Makam ini berada dalam sebuah ruangan di tengah-tengah kompleks dengan bentuk menyerupai bunker kecil.

7.      Masjid Jami Pontianak
Masjid terbesar di Kota Pontianak ini diberi nama Masjid Sultan Syarif Abdurrahman. Arsitektur masjid ini cukup unik dengan konsep bangunan berupa rumah panggung. Hal ini bertujuan untuk menghindari air banjir masuk ke dalam masjid jika sungai Kapuas meluap.  Atap masjid bertingkat empat dan di bagian dalam masjid terdapat empat pilar utama dari kayu belian dengan diameter 0,5 meter. Masjid yang terletak sekitar 200 meter dari Keraton Kadriah ini dapat menampung 1.500 orang jamaah.

8.      Museum Kalimantan Barat
Museum Kalimantan Barat disebut juga sebagai Museum Negeri Pontianak. Berlokasi di Jalan Jendral Ahmad Yani, Pontianak, museum ini menyimpan cerita sejarah Kalimantan Barat. Museum ini berisi benda-benda kuno dari zaman pra-sejarah, kesultanan, hingga kebudayaan Cina. Beberapa benda koleksi museum ini antara lain artefak hasil temuan di Kalimantan barat, kerajinan seni dan budaya suku Dayak, koleksi benda kerajaan, sampai koleksi keramik dari Cina. Tak heran karena Pontianak memiliki penduduk dengan keberagaman suku yang tinggi. Mulai dari Melayu, Dayak, Jawa, dan bahkan etnis Tionghoa.

Itulah wisata di Pontianak terkeren wajib dikunjungi. Ternyata berwisata ke Pontianak sungguh mengasyikkan. Ada banyak destinasi wisata unik yang tidak bisa ditemui di kota lainnya di Indonesia. Jadi, jangan tunda waktu. Yuk, kita berwisata ke Pontianak!


Wisata di Pontianak Terkeren Wajib Dikunjungi Rating: 4.5 Diposkan Oleh: hari prasetyo

0 comments:

Post a Comment